Prinsip Dasar Property Syariah

Apa saja Prinsip Dasar dan juga keuntungan Skema Syariah tanpa melalui Bank

Prinsip Dasar Property Syariah | Hijrah Property Syariah

Tentu banyak yang bertanya tentang bagaimana prosedur pembayaran cicilan rumah tanpa melalui bank, sebenarnya konsep jual beli dengan cicilan langsung kepada pengembang atau biasa disebut dengan Cicilan Direct Owner sudah sering di praktekkan dewasa ini, bahkan konsep ini sudah di praktekkan duluan oleh para pengembang apartment, dimana para pembeli apartement bisa mencicil langung kepada pengembang tanpa melalui bank, yang tentunya tanpa bunga alias tanpa RIBA, berikut keuntungan mencicil langsung tanpa bank yang di tawarkan oleh mayoritas Developer Property Syariah

1.     Tanpa Bank, tentu membuat proses jual beli lebih ringkas dan sederhana, tanpa disertai Bank berarti proses jual beli langsung dilakukan antara pembeli dan pengembang, yang sama artinya segala kebijakan dan standar yang di gunakan dalam proses jual beli 100% di tentukan oleh pengembang, tidak ada lagi biaya apprasial, biaya administrasi, biaya materai dan biaya lain lainnya. Tanpa bank bukan berarti tidak aman, tentu saja jauh lebih aman bagi anda, sebab anda in syaa Allah terbebas dari dosa RIBA, dan anda tetap aman dalam ranah hukum sebab proses jual beli yang berlangsung tetap berlandaskan hukum, tetap melibatkan notaris, akte jual beli dan syarat umum administrasi lainnya
2.     Tanpa Denda, kalau syariah tentu Tanpa Denda ! jadi tidak semua cicilan langsung atau direct owner itu syariah, jangan keliru ! apapun kelebihan yang diambil oleh si pengembang di luar dari harga jual beli yang sudah disepakati dari awal adalah RIBA, termasuk Denda. Mayoritas Developer Property Syariah menawarkan skema cicilan tanpa denda, sehingga ini menjadi sangat penting bagi anda, anda tidak perlu khawatir jikalau suatu saat terjadi masalah finansial, tentu anda tidak akan terbebani dengan denda, konsep jual beli syariah pada intinya mencari keuntungan yang ridho Allah yang in syaa Allah memakmurkan bukan menzolimi
3.     Tanpa Sita, in syaa Allah konsep ini adalah suatu konsep yang sangat menarik untuk dipelajari, berbeda halnya dengan skema bank pada umumnya, jikalau anda telah memiliki KPR dengan bank berarti anda memiliki hutang dengan bank, jikalau kemudian anda gagal bayar, maka jaminan anda ( yang berarti disini adalah rumah anda) tentu akan disita dan seluruh uang yang anda setorkan selama ini akan hilang tanpa tersisa, dalam proprty syariah tidak demikian sebab dari awal anda sudah sepakat dan tahu total kewajiban (hutang) yang anda bayar selama kurun waktu tertentu, apabila dalam proses cicilan syariah ada pembeli yang meninggal dunia atau mengalami gagal bayar, sehingga kewajiban anda tidak bisa lagi di teruskan, dalam hal ini pihak pengembang akan membantu anda menyelesaikan kewajiban anda, biasanya dalam klausul perjanjian jual beli yang di sepakati bersama berikut saya berikan contoh :
a.     Bapak Syaril membeli 1 unit rumah dengan skema property syariah di perumahan A, Bpk Syaril dan pengembang menyepakati bahwa harga jual rumah yang di cicil selama 10 tahun adalah 600jt, Bpk Syaril membayar dp 100jt dan sisa hutangnya selama 10 tahun adalah 500jt dicicil setiap bulan atau setiap tahun hutangnya akan berkurang sebanyak 50jt, di tahun ke 5 Qodarulloh pk Syaril tersebut kehilang pekerjaan dan tidak sanggup lagi membayar, maka Bpk Syaril bisa meminta pertangguhan waktu untuk menjual rumahnya atau menyerahkan rumahnya kepada pengembang untuk di jual lagi dan meninggalkan rumahnya secara suka rela, sisa hutang Bpk Syaril di tahun ke 5 adalah 250jt, berarti total uang masuk Bpk syaril sudah 350jt, qodarulloh rumah yang tersebut dijual dan laku sebesar 700jt (pasti harga property naik terus kan setiap tahun) maka 250jt daripada hasil penjualan rumah tersebut diberikan kepada pengembang atas sisa hutangnya dan sisanya sebesar 450jt adalah hak dari bpk syaril.  Dan bpk syaril bisa menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan hidup nya
b.     Berbeda dengan konsep KPR Bank pada umumnya, Bapak Syahrul membeli rumah melalui KPR Bank C dengan harga rumah 350jt, bpk syahrul membayar DP 50jt dan sisanya 300jt dicicil dengan bunga flat 10% pertahun selama 10 tahun (berarti total hutang selama 10 tahun adalah 100% x 300jt = 600jt) di tahun ke 5 Qodarulloh Bpk syahrul kehilang pekerjaan dan gagal bayar sehingga hutang makin menumpuk karena denda, bapak syahrul pun tidak bisa meminta kelonggaran kepada bank untuk menahan hutangnya selama beberapa saat akhirnya rumah tersebut disita oleh bank dan cicilan yang selama ini di bayarkan pak syahrul hangus tak tersisa, dalam kasus ini kita tidak bisa mengetahui berapa sisa hutang di tahun ke 5 sebab dalam setiap cicilan yang dibayarkan pihak nasabah tidak mengetahui berapa nominal yang di sisihkan untuk membayar hutangnya




0 komentar:

Posting Komentar

 

Facebook

Tentang Hijrah Property

Kami adalah Perusahaan yang bergerak di Bidang Property, kami melayani bidang :

-Pengembangan Lahan (Property Developer)
Kami menawarkan Kerjasama syirkah dengan bagi hasil yang menarik bagi anda yang memiliki lahan dan bermaksud menjadikannya sebuah perumahan islam dengan konsep property

-Agen Property
Kami menawrakan anda berbagai pilihan proyek property syariah yang terpercaya sebagai hunian bagi anda yang beriman dan mencari keberkahan dari Allah Azza Wa Jalla

-General Contractor
Kami menawarkan jasa kontraktor khusus untuk pekerjaan umum infra struktur dan pembangunan unit rumah, mulai dari pribadi hingga komersil

Hubungi kami :
Whatsapp / call / sms
0813 1901 7462 / 0857 7237 2305
Cluster Sabrina Azzura 1 Blok Hilya no 9
Kota Bekasi

Pengunjung

Kunjungi Juga